Memek Anak Kelas 6 SD

Cerita Panas – Ini pengalamanku dengan anak kelas 6 SD. Aku tuh paling suka sama anak sekitar kelas 6 SD sampai 2 SMP. Kalau aku sendiri adalah mahasiswa tingkat satu di Bandung. Ceritanya pada waktu itu aku sedang jalan-jalan ke toko buku. Aku sedang ingin cari buku komik. Pas sedang cari itu, aku melihat anak yang manis, yah.. pokoknya cute banget deh! Putih, dan karena bajuyang dipakainya agak ketat, buah dadanya yang agak baru tumbuh itu sedikit menjiplak di bajunya, jadi kelihatan runcing begitu.

Aku ajak kenalan saja dia, siapa tahu bisa dapat. Tidak usah aku kasih tahu proses kenalannya ya, soalnya.. ya gitu deh.. pokoknya akhirnya aku tahu itu anak kelas 6 SD dan aku tahu nomor teleponnya. Oh iya, namanya adalah Ima, aku jadi lumayan sering menelepon dia. Habis ternyata anaknya asyik juga. Kami sering ngobrol tentang Boys Band yang dia suka, (bukanberarti aku suka Boys Band, kebetulan adikku banyak tahu, jadi aku ikut-ikutan tahu).Aku sudah beberapa kali ajak dia jalan-jalan ke Mall, tapi jarang mau. Sepertinya tidak dibolehi sama ibunya. Tapi akhirnya bisa juga. Sepertinya aku memang sedang falling in love sama si Ima. Setiap pulang sekolah, dia sering aku jemput, lucu deh, jadi seperti jemput adik sendiri, nanti aku dikira pembantu pribadinya sama temennya. Biarin deh, yang penting aku sayang sama Ima.

Nah, pada suatu hari waktu dia pulang sekolah, aku ajak saja ke rumahku. Ternyata dianya mau.Asyik, pikirku. Habis dia tidak pernah mau aku ajak ke rumahku. Dan pas ketika kuajak ke kamarku, dianya mau saja dan untung tidak ada yang melihatku bawa-bawa anak SD, kan malu juga kalau ketahuan punya cewek anak SD. Setelah beberapa kali aku ajak ke rumah, baru kali inidia mau dan mau lagi ke kamar. Kan kalau di kamar suasananya jadi lebih romance dan tenang karena berdua saja. Di kamar kustel kaset West Life, khan lumayan lembut tuh musiknya. Dia suka banget sama itu Boys Band. Pertama-tama kami ngobrol biasa tentang sekolahnya, guru-gurunya, temen-temennya, biasalah anak SD. Eh, kami akhirnya ngobrol tentang pacaran, aku tanya saja.

“Pacar kamu siapa sih..?” sambil senyum.
“Bukannya kamu..” jawabnya.
Waduh, nih anak SD polos amat.. tapi aku seneng sih, dia ngakuin aku.
“Iya nih Ma, aku sayang banget ama kamu,” rayuku.
Dianya diam sambil menatapku malu. Waduh wajahnya itu lho, masih Fresh dan dia manis sekali. Tiba-tiba, gara-gara meliat parasnya yang cute itu, aku jadi ingin mencium bibirnya, tapi dia mau tidak ya?

“Sayang, kamu pernah ciuman belum?” tanyaku.
“Belum, tapi suka deh ngeliat orang ciuman di film-film,” katanya.
“Mau nyobain tidak?” tanyaku, to the point saja.
Dia diam saja.
“Sama kamu? nggak ah, takut.. malu..” kata Ima.
“Nggak apa-apa lagi..” jawabku.
“Coba ya.. enak kok,” kataku lagi.
“Coba deh merem!” kataku.
Dia mencoba merem, tapi melek lagi, takut katanya. Jantungnya terasa deg-degan, katanya.
“Santai saja, tidak usah tegang,” kataku.

Dia mulai merem, perlahan aku dekati wajahnya, mulai terasa hembusan nafasnya. Lalu perlahan kusentuh bibirku dengan bibirnya. Ketika bibir kami mulai bersentuhan, bibirku mulai bermain di bibirnya, dia belum merespon. Dia hanya membiarkan bibirku memainkan bibirnya, terasa sekali hembusan nafasnya, bibirnya yang begitu lembut tapi akhirnya dia juga mulai memainkan bibirnya. Sekitar lima menit kami berciuman. Nafas dia terengah-engah ketika selesai berciuman. “Gimana enak tidak?” tanyaku. Dia cuma tersenyum malu-malu, “Mau lagi tidak? tapi sekarang lebih seru lagi, kumasukkan lidah ke mulut kamu, terus kamu nanti isep lidahku di dalem mulut kamu ya.. dan nanti gantian kamu yang masukin lidah ke mulutku, nanti kuisep,” kata aku.

Dia merem lagi, aku dekati bibirku. Begitu kena bibirnya, langsung aku masukkan lidahku, dia langsung menghisap, ah enak, geli dan nikmat, terasa di mulut. Setelah itu dia masukkan lidahnya ke mulutku, kuhisap lidahnya lengkap beserta ludah yang ada di mulutnya. Ketika sedang asyik berciuman itu, timbul ide nakal, aku mencoba meraba dadanya yang masih baru tumbuh. Ternyata dia tidak menolak, dia masih terus menikmati berciuman dengan aku. Aku masih terus meraba-meraba dadanya yang kalau dibilang sih masih kecil untuk ukuran buah dada, tapi aku suka sekali sama buah dada yang semacam itu, runcing dengan puting yang baru tumbuh. Aku mulai nekat, kucoba masukkan ke dalam balik bajunya, di balik kaus singletnya (dia belum pakai BH, tapi karena tidak pakai BH, putingnya yang baru tumbuh itu jadi menonjol keluar, jadi kelihatan agak runcing dadanya) terdapat gundukan kecil imut nan segar. Eh, ternyata dia mulai sadar dan menghentikan ciumannya.

“Jangan dimasukkin dong tangannya,” kata dia.
Wah, tampaknya dia belum berani.
“Maaf deh.. aku terlalu nafsu,” kataku.
“Eh, udah sore nih, kamu aku anter pulang dulu ya,” kataku.
Anak SD, kalau belum pulang sampai sore nanti dicariin, kan gawat kalau ibunya sampai tahu dia di kamarku. Akhirnya hari pertama dia di rumahku diakhiri dengan belajar ciuman.

Besok-besoknya dia tidak pernah bisa main ke rumahku. Soalnya ibunya menjemput terus. Nah, seminggu setelah dia main ke rumahku, akhirnya dia mau lagi diajak ke rumahku. Pas pulang sekolah aku ajak masuk lagi ke kamarku.
“Gimana sayang? masih mau terusin pelajaran ciuman kita minggu kemaren?” tanyaku.
Dia tersenyum.
“Mau dong.. yang pakai masukin lidah ya..” kata Ima.
“OK deh..” jawabku.

Dan mulailah kami ber-French kissing. Kami berciuman sampai beberapa menit. Tapi aku kepikiran lagi sama dada dia. Karena saking nafsunya aku ingin sekali merasakan dada cewekku ini. Aku mencoba minta ke Ima. “Ma.. aku pengen liat.. liat dada kamu boleh nggak..? Entar enak deh, bisa lebih enak dari pada ciuman,” kataku. Dia diam saja sambil menatap ke arahku. Akhirnya dia mau juga setelah kubujuk. Dia aku suruh duduk di tempat tidurku. “Kamu tenang aja ya..” dia mengangguk. Aku perlahan-lahan membuka baju kemeja sekolahnya, satu per satu kancingnya kubuka. Dia menatapku dengan perasaan yang tegang. “Rilex aja lagi.. jangan tegang gitu.. tidak sakit kok,” kataku. Akhirnya dia agak tenang.

Begitu kebuka semua, wah, ternyata masih ada kaus singletnya yang menghalangi buah dada mininya itu. “Aku buka semua ya..” kataku. Dia mengangkat tangannya ke atas, lalu kubuka singletnya.Wow.. ternyata indah sekali man..! Kulitnya yang putih mulus, masih halus sekali, buah dadanya yang baru muncul itu menampakkan suatu kesan yang amat indah, putingnya berwarna pink itu, membuat lidahku ingin mengulumnya. Dengan perlahan kusentuhkan lidahku ke putingnyayang berwarna pink itu. (PS: Kalau mau mencoba sama anak yang baru tumbuh buah dadanya, hati-hati, soalnya daerah itu masih sensitif sekali. Kalau kesentuh keras sedikit saja, terasa sakit sekali sama dia. Bener tidak?).

Lalu mulai kujilati dan tanganku mencoba menyentuh puting yang satu laginya. Dia merem ketika aku menjilati putingnya, dia tinggal memakai rok merah, seragamnya. Dia merem ketika aku menjilat, menghisap, menyentuh, meraba buah dada imutnya itu, dan dia mulai mendesah kenikmatan, “Ssshhssh.. mm..” desahnya, aku makin horny saja mendengarnya dan aku makin lancar mengerjai dadanya itu. Aku jilati bergantian kanan dan kiri, dan aku juga menjilati perutnya dan pusarnya. Sedang menjilati tubuhnya itu, eh, timbul lagi benak nakal. Bentuk vaginanya gimana ya? aku jadi penasaran gitu. Aku masukkan tanganku ke dalam roknya. Kuusap-usap CD-nya yang melapisi vagina imut-imut milik seorang anak kelas 6 SD yang manis itu.

“Ima.. kamu mau tidak membuka rok kamu..?” tanyaku.
“Mau kan sayang..?” tanyaku lagi.
“Tapi tidak apa-apa kan?” tanya Ima.
“Nggak kok..” kataku.
Dia kusuruh tiduran. Aku membuka roknya, aku peloroti roknya, dia tinggal memakai celana dalamnya yang berwarna pink (lucu deh, ada gambar Hello Kitty-nya), dan akhirnya aku peloroti CD-nya. Terlihatlah sekujur tubuh telanjang seorang anak SD yang membuatku ingin menidurinya. Terlihat vagina yang masih mulus, belum ada bulunya dan bibir vaginanya yang mulus juga, dan aku nafsu sekali. Aku jilati vaginanya, dianya kegelian, sehingga badannya bergoyang ketika aku jilati bagian dalam vaginanya.

Tapi lama-lama kupikir, aku jahat sekali, nih anak kan cewekku, masa aku tega sih. Ya sudah, aku selesai saja. Kalau aku sampai ML, berarti aku menghancurkan masa depan seorang anak. Aku terus menjilati vaginanya, dan aku terus menjilati bagian klitorisnya sampai dia bergoyang-goyang. Akhirnya dia mengalami orgasme, “Aahh.. aku lemes..” Akhirnya aku sudahi jilati vaginanya dan kucium pipinya.

“Gimana enak kan..?” tanyaku.
“Iya..”
“Tidak apa-apa khan?” kataku.
“Udah sore tuh kamu mau pulang..?” tanya aku.
“Iya deh, tapi kapan-kapan lagi ya..” katanya.
“Iya deh sayangku,” kataku sambil kucium keningnya.

Yah begitulah ceritanya, aku tidak tega untuk merenggut keperawanan nya. Aku sama Ima jalan sampai dua bulan saja, karena bosan. Aku tidak pernah ML sama dia dan aku sudah berjanji tidak mau ML sama dia. Nantikan cerita kami berikutnya.
Cerita Panas

Pencarian:

Isteri Jiranku

Nama aku Zimi. Umur aku telah pun masuk 37 tahun. Cerita ini terjadi sewaktu umur ku 27 tahun dan aku telah berkahwin mempunyai orang anak yang masih kecil. Isteri ku tidak bekerja dan sepenuh masa berada di rumah. Dua anak ku tinggal di kampung. Hanya yang kecil berumur 4 tahun ada bersama aku. Aku bekerja di jabatan kerajaaan di KL. Aku menyewa di satu kawasan perumahan kos rendah. Oleh kerana isteri ku adalah seorang suri sepenuh masa, maka jiran ku yang mempunyai anak yang belum sampai setahun telah menyuruh isteri ku menjaganya kerana pada masa tu susah untuk mencari pengasuh. Tambahan pula keduanya bekerja.

Di KL, masa untuk keluar rumah adalah seawal 5.00 pagi. Maka selalunya suami jiran ku yang menghantar anaknya ke rumah ku dan aku ke pejabat lewat jam 7.30 pagi. Selalunya isteri aku yang menunggu kehadiran jiran ku itu di bahagian bawah manakala aku tidur di bahagian atas. Kadang-kadang isteri ku tidur di bawah kerana katanya senang terjaga di waktu jiran ku menghantar anaknya. Aku tidak mengsyaki apa-apa kerana aku tahu jiran ku jujur. Tetapi setelah sebulan jiran ku menghantar anaknya, aku lihat isteri ku kerap tidur di bawah. Maka aku mengambil peluang untuk mengintai apa yang berlaku.

Lalu suatu hari aku dengar pintu hadapan di buka, maka aku menyorok di celah tangga berhati-hati. Tanpa aku duga, aku lihat isteri ku mengambil anak jiran aku dan meletakkannya di dalam buaian, lalu aku lihat jiran ku mengekori isteri ku dari belakang dan memeluk isteri ku. Isteri tidak membantah lalu aku berfikir mungkin perkara ini telah lama berlaku. Aku lihat isteri ku yang tidak pernah memakai apa-apa pakaian dalam semasa tidurnya menggeliat apabila teteknya di ramas-ramas dari belakang.

Aku lihat isteri ku memberikan respon dengan meraba alat sulit jiran aku itu. Semakin lama jiran ku meraba kemaluan isteri ku, melondehkan kain batiknya. Isteri ku masih berdiri lalu jiran duduk melutut di celah kangkang isteri ku dan menjilatnya. Aku melihat isteri ku semacam tak tentu arah dan kakinya terangkat-angkat. Jiran aku, ku lihat tidak sabar-sabar dan membuka zip seluarnya lalu mengeluarkan senjatanya. Jiran ku menyuruh isteri ku menonggeng di mana tangannya memegang buaian dan aku lihat jiran ku memasukkan zakarnya ke dalam pantat isteri ku dan berlakulah adegan tolak tarik.

Di samping itu aku lihat tangan jiran ku tak pernah lepas dari tetek isteri ku yang berumur 25 tahun itu. Pada mulanya ingin aku sergah mereka tapi aku sendiri telah terlalu asyik dan aku membiarkan mereka. Seterusnya aku lihat mereka bermain dan jiran aku memancutkan airnya ke dalam pantat isteri ku dan setelah itu yang aku tak sangka isteri ku menghisap kemaluan jiran ku itu setelah airnya terpancut dan aku lihat isteri ku terlalu ghairah sedangkan dia tidak pernah melakukan begitu setelah air ku keluar. Setelah itu mereka mengemaskan pakaian mereka dan jiran ku keluar untuk pergi kerja. Aku perlahan-lahan tidur semula.

Keesokannya aku masih mengintai mereka. Kali ini lebih dahsyat lagi. Aku lihat isteri ku berpeluh-peluh. Begitu dahsyat. Rupa-rupanya jiran ku telah memasukan zakarnya ke dalam lubang jubur isteri ku yang tak pernah aku buat. Tapi aku lihat isteri ku seperti menikmatinya. Aku mengambil keputusan untuk memberitahu isteri jiran aku tapi bagaimana?.

Suatu hari aku berpeluang untuk bercerita hal ini pada isteri jiran aku. Dia amat terkejut dan tak percaya lalu aku memberi cadangan untuk mengintai mereka. Aku katakan pada isteri ku yang aku kena pergi kerja luar selama 3 hari begitu juga isteri jiran aku. Pada hari yang telah di tetapkan aku mengambil isteri jiran aku yang tidur di hotel di KL pada jam 5.30 pagi. Lalu membawa isteri jiran aku masuk ke rumah aku melalui jalan belakang. Pada masa aku dan isteri jiran aku masuk, aku lihat kedua-dua isteri dan jiran aku telah berbogel dan sedang bergomol dengan berbagai-bagai aksi. Isteri jiran aku terkejut dan ingin mengejutkan mereka tapi aku tak membenarkannya. Aku kata kita lihat saja dan dia pun setuju.

Semasa isteri jiran aku mengintai, dia terpaksa menonggeng dan aku di belakangnya. Tanpa aku sedari zakar aku telah keras dan terkena punggungnya. Aku ingatkan dia marah tapi nampaknya tidak malahan dia mengoyang-goyangkan punggungnya.

Aku terangsang dan secara perlahan-lahan aku menarik seluar dalamnya ke bawah dan aku sendiri mengeluarkan zakar ku. Dan secara perlahan-lahan aku masukkan zakar ku ke dalam pantatnya dan aku rasakan ketat. Maklumlah baru anak seorang dan aku cepat keluar air kerana tak tahan dengan adegan yang aku lihat. Seterusnya aku mengajak isteri jiran ku itu pulang ke hotelnya. Sesampai di sana, isteri jiran ku menangis kerana tidak sangka suaminya begitu. Lalu aku mencari peluang memujuknya dan seterusnya membelainya.

Terjadi hal yang aku inginkan di samping aku pun inginkan isteri jiran aku ini kerana dia wanita yang kecil molek dan seksi. Isteri ku cantik dan manis tapi mempunyai bentuk badan yang gempal sikit. Seterusnya aku tidur di hotel tu selama 3 hari 2 malam. Aku telah bersetubuh dengannya berbagai-bagai aksi temasuk lubang juburnya. Seterusnya kami merahsiakan perbuatan ini sehinggalah aku ditukarkan ke tempat lain setelah 3 tahun berada di KL. Yang aku pasti kedua-dua mereka mengandung sama-sama. Sehingga kini kejadian ini tak di ketahui mereka.
kisah melayu panas

Pencarian:

Jawi sasar Putrajaya sifar maksiat

Jawi sasar Putrajaya sifar maksiat

Sasaran sifar jenayah syariah bermatlamat memasti dan merealisasikan Putrajaya sebagai Bandaraya Firdaus.



KATA orang mempertahankan apa yang dimiliki adalah lebih sukar berbanding memperolehinya. Namun, ia bukan menjadi halangan bagi Jabatan Agama Islam Wilayah (Jawi) cawangan Putrajaya.
Jawi mahu merealisasikan hasrat mengekal dan memastikan Wilayah Persekutuan Putrajaya bukan sahaja indah dan cantik dari sudut fizikal tetapi juga molek daripada sudut akhlak para penghuni dan pengunjungnya.
Maklumlah, Putrajaya yang dikelilingi oleh flora dan fauna serta pelbagai infrastruktur untuk kemudahan para pengunjung turut tidak terlepas daripada perbuatan vandalisme dan juga perlanggaran Akta Kesalahan Jenayah Syariah (Wilayah Persekutuan) 1997.
Tugas mencegah kemungkaran lebih-lebih lagi maksiat ini pula amat dibenci oleh sesetengah masyarakat. Hinggakan bukan sesuatu yang rahsia, anggota penguat kuasa agama diherdik, dicaci dan dimaki.
Lebih teruk lagi, mereka turut disaman kerana melaksanakan tugas mencegah kemungkaran.
Sebenarnya, tanggungjawab mencegah kemungkaran ini bukan hanya tugas pihak berkuasa tetapi tanggungjawab kita bersama.
Ini berdasarkan sabda Nabi SAW: daripada Abu Said katanya: aku dengar Rasulullah bersabda: Siapa yang melihat (dan tahu) sebarang kemungkaran, maka hendaklah diubahkannya dengan tangannya (kuasanya), kalau tidak berkuasa, maka (ubahlah) dengan lidahnya, dan kalau tidak mampu juga, maka ubahlah dengan hatinya, dan itulah selemah-lemah iman. (riwayat Muslim).
Namun, itulah tugas dan tanggungjawab berat yang ditanggung oleh Jawi sebagai agensi agama dalam memastikan kawasan Putrajaya seluas 4,391 hektar dengan kos RM20.5 bilion itu bersih atau sifar maksiat.
Ia selaras dengan firman Allah yang bermaksud: Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi umat manusia; kerana kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang mungkar (yakni kufur) serta kamu pula beriman kepada Allah dengan benar-benar iman…(ali-Imran: 110)
Pengarah Jawi, Datuk Che Mat Che Ali berkata, untuk itu pihaknya meningkatkan keanggotaan Unit Penguat Kuasa daripada empat kepada 10 orang.
Katanya, ini dilakukan untuk memelihara keindahan dan kecantikan Putrajaya daripada sebarang perlakuan tidak berakhlak sama ada oleh penduduk setempat atau para pengunjung termasuk pelancong asing.
Beliau juga menegaskan, sebarang perlakuan tidak sopan dan tidak berakhlak akan dibendung.
Malah pada tahun 2010 ini, beliau juga akan turun padang bersama-sama petugas Jawi untuk memastikan segala perlakuan tidak sopan ini dapat dihentikan.
“Sasaran sifar jenayah syariah menerusi pemantauan dan penguatkuasaan yang berterusan menjadi matlamat utama kita dalam memastikan Putrajaya mampu direalisasikan sebagai Bandaraya Firdaus seperti yang pernah diungkapkan oleh Tun Dr. Mahathir Mohamad,” katanya kepada Mega, baru-baru ini.
Di bawah perkara 12.1 Seksyen 27 (khalwat) adalah menjadi kesalahan bagi:
a) Lelaki yang didapati bersama dengan seorang atau lebih daripada seorang perempuan yang bukan isteri atau mahramnya,
b) Wanita yang didapati bersama dengan seorang atau lebih daripada seorang lelaki yang bukan suami atau mahramnya,
di mana-mana tempat yang terselindung atau di dalam rumah atau bilik dalam keadaan yang boleh menimbulkan syak bahawa mereka sedang melakukan perbuatan yang tidak bermoral.
Jika disabitkan kesalahan boleh didenda maksimum RM3,000 atau penjara maksimum dua tahun atau kedua-duanya.
Di bawah perkara 12.2 Seksyen 29 (Perbuatan tidak sopan di tempat awam) sesiapa yang bertindak atau berkelakuan tidak sopan bertentangan dengan hukum syarak di mana-mana tempat awam adalah melakukan kesalahan.
Jika sabit kesalahan boleh didenda maksimum RM1,000 atau penjara maksimum enam bulan tahun atau kedua-duanya.
Menurut Che Mat, pihaknya juga mendapat kerjasama Bahagian Pengurusan Hartanah, Jabatan Perdana Menteri untuk mengeluarkan perintah mengosongkan kuarters bagi kakitangan kerajaan yang terlibat dengan kesalahan jenayah syariah.
Pada masa yang sama, beliau menyeru umat Islam sebagai majoriti daripada kira-kira 37,000 penduduk kawasan itu agar sentiasa mengimarahkan rumah-rumah Allah terutamanya Masjid Putra dan Masjid Sultan Mizan Zainal Abidin. Selain itu, terdapat 34 surau di Putrajaya.
Adalah malang, jika masjid yang indah dan dibina dengan kos yang mahal itu hanya mempunyai bilangan jemaah yang sedikit pada setiap kali solat waktu dan juga program-program kerohanian yang dijalankan.
“Saya berharap umat Islam di Putrajaya menggunakan sepenuhnya kemudahan masjid dan tempat-tempat ibadat yang disediakan oleh kerajaan. Ia bukan sahaja untuk ibadat khusus tetapi juga lokasi kegiatan kemasyarakatan untuk memupuk ukhuwah,” jelasnya.
Sehubungan itu, kata Che Mat, pihaknya turut mengadakan pelbagai aktiviti bagi menarik penyertaan masyarakat Islam mendekatkan diri dengan masjid.
Antaranya, Explorace remaja dan belia di Masjid Sultan Mizan Zainal Abidin, program pemantapan akidah dan akhlak, sambutan hari-hari kebesaran dalam takwim Islam, majlis ramah mesra Tahun Baru dan Festival Dakwah.
Menyorot sejarah, dari sebuah tempat terpencil yang dikenali dengan nama Prang Besar, kawasan ini melonjak membangun dengan nama Putrajaya mulai 12 Oktober 1994.
Berbanding Kuala Lumpur, sebuah bandar tinggalan penjajah, Putrajaya dibangunkan oleh anak bangsa sendiri bercirikan budaya tempatan.
Mula dibina pada 16 April 1995, Putrajaya menggunakan aplikasi teknologi maklumat (IT). Dengan terbinanya Putrajaya, suatu hari nanti Kuala Lumpur, Putrajaya, dan Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) akan menjadi bandar gergasi setanding Tokyo dan Yokohama di Jepun.
Pada 10 Mei 1999, Kompleks Pejabat Perdana Menteri mula beroperasi. Putrajaya menjadi penanda aras kepada pembangunan dan pentadbiran sesebuah bandar baik di peringkat dalam negara mahupun di peringkat antarabangsa.
Menurut Che Mat, umat Islam di negara ini dan Putrajaya khususnya perlu menggunakan semua kemudahan yang disediakan oleh kerajaan dengan sebaik-baiknya sebagai tanda bersyukur atas nikmat Allah.
Ini penting kerana Allah telah berfirman yang bermaksud: Dan (ingatlah) tatkala Tuhan kamu memberitahu: “Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur nescaya Aku akan tambah nikmatKu kepada kamu, dan demi sesungguhnya, jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azab-Ku amatlah keras”. (Ibrahim: 7)
Cerita Dewasa

Pencarian:

Tante Vida yang sintal

Nama saya Dodi. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta. Saya ingin menceritakan pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin membuat saya sekarang haus akan seks.

Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta. Hari itu saya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah, setelah surat ijin saya titipkan ke teman terus saya pulang. Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pergi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya. Tante Vida waktu itu masih sekolah di sekolah perawat. Sehabis minum obat, mata saya terasa mengantuk. Ketika mau terlelap Tante Vida mengetuk kamarku.
Dia bilang, “Dod, sudah tidur?”
Saya jawab dari dalam, “Belum, tante!”
Tante Vida bertanya, “Kalau belum boleh tante masuk.”
Terus saya bukakan pintu, waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida. Dia baru saja pulang dari aerobik, masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar. Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. Kemudian dia duduk di samping. Dia bilang, “Dod, kamu mau saya ajari permainan nggak Dod?” Tanpa pikir panjang, saya jawab, “Mau tante, tapi permainan apa lha wong Dodi baru sakit gini kok!”

Tante Vida berkata, “Namanya permainan kenikmatan, tapi mainnya harus di kamar mandi. Yuk” Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. Saya sih mau-mau saja. Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata, “Wah, burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod.” Tante Vida terkagum-kagum. Waktu itu saya cuma cengengesan saja, lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu.

Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air, kemudian dia beri shampo, terus digosok. Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras. Setelah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu. Ya, tuhan ternyata tubuhnya sintal banget. Payudaranya yang montok, dengan pentil yang tegang, pantat yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemaluan yang lebat. Kemudian dia berjongkok, setelah itu dia mengulum penis saya, dadanya yang montok ikut bergoyang. Dada dan nafasku semakin memburu. Saya cuma bisa memejamkan mata, aduh nikmatnya yang namanya permainan seks. Kemudian, saya nggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak. Tangan saya mulai meremas-remas dadanya, sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya. Kemudian saya masukkan jari saya, dia meritih, “Akhh, Dodi!” Saya semakin panas, saya kulum bibirnya yang ranum, saya nggak peduli lagi. Setelah bibir, kemudian turun saya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya. Dia semakin merintih, “Aakhh, Dodi terus Dod!” Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi, terus tahu-tahu dia sudah di atas saya. “Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang manis, ya?” Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya. Kami berdua sama-sama merintih, “Akhh! Lagi tante.. lagi tantee.” Terus dia mulai naik turun, sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas. Setelah itu kami mandi bersama-sama. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali.

Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan. Kami bermain mulai dari kamar saya, pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil. Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan. Setelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian. Kadang kalau baru kepingin saya cuma bisa dengan pacar saya, Nanda. Untung kami sama-sama tegangan tinggi, tapi dari segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi “Hiperseks” atau mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang saya mau. Nah, buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama tegangan tinggi, kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan. Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida.

TAMAT

Cerita Dewasa seks | Foto Bugil

Pencarian:

Ku Perkosa Kak Laili

Di kampung aku terdapat sebuah warung kepunyaan kak laili. Suaminya seorang pemandu lori yang sering bekerja ke luar daerah. Walaupun kak laili sudah berusia 45 namun bentuk tubuhnya masih mengiurkan. Kak laili juga mempunyai sepayang buah dada yang bersaiz besar dan punggung yang mantap. Aku sering datang ke warungnya semata mata untuk melihatnya dan menjadikannya sebagai modal melancap. Pada suatu petang, warung kak laili tidak mempunyai pelanggan. Ketika itu kak laili sedang membasuh pinggan didapur. Setelah aku memastikan keadaan line clear, aku pun masuk kedalam dapurnya secara senyap senyap. Kak laili yang tidak menyedari aku masuk sedang tekun membasuh pinggan.

Ketika itu aku terus memeluknya dari arah belakang. Tanganku memegang buah dadanya manakala sebelah lagi menekup mulutnya. Kak laili berusaha untuk melepaskna diri tapi pelukan kejap aku membuatkannya dia susah bergerak. Aku terus membaringkan kak laili diatas lantai dapurnya. Dengan rakus aku terus mencium mulutnya sebelum dia menjerit. Aku lumat mulutnya semahu hatiku sambil lidahku mengesel lidahnya. Air liur kami meleleh membasahi mukanya. Aku terus menindih tubuhnya yang gebu. Butang-butang baju kak laili ditanggalkan satu persatu dan menampakkan gunung idaman setiap lelaki itu terbonjol disebalik bra lembut berwarna putih yang dipakai oleh kak laili. Di bahagian atas coli kak laili itu, aku dapat lihat dengan jelas akan keputihan dan keranuman buah dada kak laili yang pasti akan mengilakan lelaki jika ditayangkan. Coli itu tidak ditanggalkan sebaliknya aku menjilat-jilat bahagian atas buah dada kak laili dan membuatkan kak laili mula megerang dan ketakutan yang amat sangat. Kedua buah dadanya segera ku ramas. Kekenyalan buah dadanya menaikkan nafsu aku. Aku bertindak ganas lagi apabila mula mencium bibir mungil kak laili sambil tanganku meramas-ramas buah dada kak laili disebalik colinya. Kak laili merasa amat terangsang sekali dan terjongkit-jongkit dia menahan gelora itu. Akhirnya akupun membuka coli kak laili dan menampakkan buah dada ranum kak laili yang begitu putih dan tegang !!! Aku menjilat-jilat puting kak laili sehingga kak laili mengerang kesakitan. “Uhhhhhhhh ermmmm uhhhhhh iyaaa ermmmm ohhhhhh issssssssss ahhhhhhh.” Aku mengugutnya agar berdiam diri dan mematuhi arahan aku. Setelah dia bersetuju dengan arahan aku, akupun bangun lalu membuka seluar dan mengeluarkan batang aku yang sudah keras tegang. Aku menyuruhnya berlutut dan memaksanya mengisap batang aku. Aku menarik kepalanya dengan kasar lalu menyumbatkan batang aku kedalam mulutnya yang comel. Kak laili terpaksa membuka mulutnya seluas yang boleh untuk membolehkan batangku masuk kedalm mulutnya. Aku menjolok dalam batangku kedalam mulutnya. Habis berlumuran air liur batang aku dikerjakan oleh mulut comel kak laili. Aku tarik kepalanya kebelakang lalu kusorong semula kedepan. 5 6 kali aku berbuat demikian. Air mata kak laili meleleh di pipi. Dia tak sangka akan diperlakukan sedemikian rupa. Setelah puas, aku membaringkan kak laili kembali diatas lantai lalu kucium semula mulutnya. Dari mulut, ciuman ku turun ke leher lalu hinggap pada buah dadanya. Puting susunya yang kehitaman membakar lagi semangat aku untuk menyetubuhinya. Putingnya yang kehitam-hitaman aku gentel dengan penuh nafsu. Kemudian aku cium seluruh buah dadanya dan aku hisap buah dadanya sepuas hatiku. Kak laili mengeluh kuat. Dia sudah tidak berdaya lagi untuk menolak. Aku menarik kain yang dipakai oleh kak laili sehingga terdedah seluar dalamnya. Tanganku menggosok lembut pantatnya sementara mulutku masih melekap pada puting susunya. Semakin lama ku gosok, semakin basah seluar dalamnya kurasakan. Aku kemudian melucutkan seluar dalamnya yang sudah basah. Terpampang ketembaman pantatnya yang selama ini menjadi idaman aku. Bulunya ttidak ada kerana sudah dicukur bersih. Lurah pantatnya kehitaman dan dan berlendir. Tanpa membuang masa aku terus membenamkan mukaku ke arah pantatnya. Aku kuakan bibir pantat kak laili dan hujung lidahku menyodok-nyodok kelentitnya. Pantat kak laili agak berbau namun semua itu tidak aku pedulikan. Segala ruang pantatnya aku teroka. Mulut kak laili nampaknya terkumat-kamit menahan sengsara keghairahan. Matanya sudah kuyu dan tangannya semakin longlai. …geli…..Uhhhh….uuhhhhh…geli urmmmm” ngerang kak laili apabila merasa kelentitnya di mainkan oleh aku. Aku lihat terangkat-angkat kaki dan punggung Rabaiah, menahan kegelian yang amat sangat.Air lendirnyer semakin banyak keluar. “Aaahhhh….uuuhhhh….uuuhhhh….gelii..” keluh kak laili memejamkan mata. Melentik-lentik tubuh kak laili setiap kali lidah aku menggentel- gentel punat merahnya. Semakin lama semakin berlendir bibir pantat kak laili di siat-siat oleh lidah aku. “Uuuhhhhh…… uuuhhhhh…uuuuuhhhh… mann” keluh kak laili sehingga terkejang-kejang tubuh montoknya. Lebih kurang hampir setengah jam aku membelasah pantatnya. Pantatnya sudah basah berlendir lalu aku bersedia untuk acara kemuncak. Kedua kakinya ku kangkang. Batangku diletak dipermukaan lubang pantatnya. Aku terus menusukkan batang aku ke dalam liang rongga pantat kak laili. Berdecup bunyinya dan serentak itu terdengar lolongan kak laili yang merasa kesakitan yang amat sangat. Prakk blappp puppp chupp chupp batang aku membelah alur pantatnya dan memasuki rongga dalam. “Aduhhhh…..sakitttttt…..tak nak….taknakkkk…. sakittttt….aduhhhh… sakittttt…emmppppp” raung kak laili. sambil meronta-ronta cuba melepaskan diri. Dikejang- kejangkan kakinya, dek kesakitan yang amat sangat.Tapi apakan daya, aku memegang erat tangannya.

Tak berdaya kak laili. melawan tenagaku. Aaaduhhhhhhh…..sakit….Aaahhhh….tak nak ….sakitttt…” jerit kak laili meronta-ronta di atas lantai dapurnya. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya kiri dan kanan.Aku menguatkan lagi pegangan tangannya. Sementara itu aku mengeratkan lagi peha kak laili ke pinggangnya, bagi menahan rontaan kak laili. Air lendir kak laili semakin banyak keluar dari pantatnya. Aku lihat kak laili menitiskan air matanyer.Kesian jugak aku nengoknyer. “Mannnnnnnn…..takk nakkk….takk nakkk….sakitttt……tolonggg…” tangis Kak laili lagi sambil meronta-ronta, apabila melihat aku semakin bersemangat menekan masuk batangku. Aku dengan sepenuh tenaga menujah masuk batang ke dalam pantatRabaiah. Brrraaakkkkkkkkkkkkk……bunyi pantat kak laili pecah terkoyak. Diwaktu yang sama juga, kedengaran raungan kuat dari kak laili… “Aaaduhhhhhhh…..sakit..Aaahhhh………sakitttt Aaahhhh…. eeemmmppp… .” Kepalanya terdongak ke atas…mulutnya melopong…kakinya terkejang- kejang seperti lembu kena sembelih, apabila merasa pantatnya di tembusi oleh sesuatu yang keras lagi besar. “Aaarrrkkkkhhhhhhhhhhh…..sakittttttttttttttttttttt….takkkk naakkkkkkkk…..” raung Kak laili sambil menggeleng-gelengkan kepalanya kiri-kanan. Aku lihat air mata Kak laili mengalir….aku tahu kak laili menangis kerana kesakitan…… Aku dapat melihat dengan jelas bahagian kepala batang aku terbenam mengoyak pantat kak laili dengan ganas sekali. Darah merah serta merta mengalir dari cipapnya, menitik-nitik ke atas lantai. ” “Arrrrkkkkk………aaarkkkkk……sssaaaaaakittttttttttttttttttttttttt…a­arrkk
kkkk” raung kak laili. Kepalanya terdongak ke atas, mulutnya terbuka luas, matanya terbeliak apabila aku menekan batangku lebih dalam. Kini sudah separuh dari batang aku tenggelam, mengoyak pantat kak laili. Darah merah semakin banyak mengalir dari pantat kak laili yang semakin terkoyak luas, dek tujahan batang aku. Aku cuba menekan lebih dalam lagi. Di masa yang sama raungan Kak laili semakin bertambah kuat. “Aaaaaaaarrrrrrkkkkkkkkkkkk….. Aaaarrrrkkkkkk” kedengaran bunyi dari mulut kak laili yang terbuka luas. Suaranya seakan- akan tersekat di kerongkong. Batang aku semakin ganas mengoyak dan merabak pantat kak laili. Menggedik-gedik tubuh kak laili seperti ayam kena sembelih. Kepedihannya tidak tertanggung lagi. Aku menguatkan lagi pegangan tangan kak laili, mengawal rontaannya. Aku menarik batangnya ke atas. Darah merah menyelaputi batangku. Kemudian aku sekali lagi membenamkan batangku. “Aaaaarrrrrrrrrrrrrkkkkkkkkkkk…..Aaaaaarrrrrkkkkkkk” kak laili menggelepar, seperti orang terkena kejutan elektrik apabila pantatnya menerima hentaman kedua dari aku.

Semakin banyak darah membasahi pantat kak laili menitis diatas lantai dapur warungnya”. lalu tanpa belas kasihan aku meyodok pantat kak laili buat kali yang ketiga. Selepas itu mulalah aku melakukan aktiviti sorong tarik dengan pelbagai kaedah. Lama-kelamaan kak laili longlai dan hanya mengikuti kemahuan ku. Kak laili kelihatan amat tidak bermaya sekali. Sedu nya tak henti….tangannya memegang pantatnya yang berdarah. “urmmm….. pedih…… sakittt…..” rengek kak laili sambil mengusap cipapnya yang kini telah koyak rabak dek hentaman batang aku. Tangan kirinyer meramas ramas sendiri buah dadanya. Aku sorong tarik konek aku.. makin lama makin laju.. hentak lepas hentak.. sorong tarik lepas sorong tarik. Setiap kali aku menghentak.. terdengar buah zakar aku mengena kat bibir pantat kak laili. ” Plap! Plap! Plap!!” Kali ini erangan sakitnya diganti dengan keluhan lembut. Mukanya juga terbayang rasa sedap dan ghairah. “ahhhaaa… hhaaa…yeaahhh…uhh..” Tersekat2 suara dan nafas kak laili menandakan bahawa syahwatnya kian sampai ke puncak. Tubuh kak laili kekejangan ibarat kena sawan. “Urmmmm ahhhh ahhh ahhh Tersekat2 suara dan nafas kak laili menandakan bahawa syahwatnya kian sampai ke puncak. uhhuu… haa..hha…oughhh…haaa…haa…” Kak laili mengerang kepuasan. Hembusan nafasnya… ibarat pelari marathon. Hembusan nafas kak laili makin lama makin perlahan. Aku mengeluarkan batangku perlahan lahan dari pantatnya. Lubang pantatnya mengembang kuncup macam mulut ikan kekurangan oksigen. Lendir dan darah bertaburan diatas lantai dapurnya. Mata kak laili terpejam rapat manakala dadanya berombak mengoyangkan buah dadanya yang besar. Aku menghisap kembali buah dadanya. Buah dadanya kusedut, ramas malah digigit kerana begitu geram dengan kemontokkannya. “kak…”bisikku.. “kak marah lagi ke..”tanyaku memancing..Kak laili mengelengkan kepalanya. “Saya nak kak angkat punggung tinggi. Tonggeng, boleh?’ aku meluahkan hasrat yang terakhir……… Kak lailipun menonggeng dan terserlahlah sudah punggung yang menjadi idaman ramai lelaki itu. Punggung kak laili kelihatan begitu segar dan montok. Punggungnya gebu dan bersih daripada apa-apa cemar. Kelihatan pantatnya terkepit di celahan pipi punggungnya yang besar dan gebu. Aku kuak daging punggungnya yang pejal, barulah nampak lubang kecil nikmat yang sering menjadi idaman aku. Lubangnya kecil, tertutup rapat. Warnanya agak kehitaman. Berbeza dengan daging punggungnya. Aku jilat lubangnya dengan hujung lidah. Terangkat angkat punggungnya menahan geli. Setelah puas menjilat, aku masukkan jariku kedalam simpulan dubur hitamnya.

Jariku terbenam terus dalam lubang duburnya, dan sesekali aku rasa jariku dikemut-kemut oleh cincinan kulit halus yang merupakan pintu masuk ke lubang duburnya yang kehitaman. Nafsuku yang meluap-luap terhadap simpulan dubur yang subur itu tidak dapat dibendung lagi. Dengan lembut aku menghalakan kepala batangku ke arah simpulan dubur yang sedang kembang-kuncup itu. Dubur subur itu menanti dengan penuh suspen tatkala kepala batang aku yang amat besar itu menyelinap dengan perlahan ke dalam saluran najisnya. Simpulan dubur ranum yang padat itu melonggarkan genggamannya lalu batang aku menyelinap dengan penuh nikmat sekali ke dalam punggung montok kak laili. Kak laili pula menonggeng dengan begitu lentik sekali lalu memudahkan aku memeluk punggung gemuk itu dengan amat erat. Saluran dubur kak laili dirasakan begitu panas dan enak sekali. Kulit dalaman rongga nikmat itu menghasilkan lendir yang membuatkan geselan kulit batang dan kulit dubur bertambah enak. Aku mengangkang keatas belakangnya san tangan ku memaut dadanya dari bawah dan mencekup kedua buah dadanya. Aku meniarap diatas belakang dan mengasakkan batang ke lubang duburnya yang kini sudah mengembang. Simpulan lubang anusnya sudah pun berada dalam keadaan relax dan berair, lantas kemasukan batang zakar kali ini amat licin, smoothly gliding, dan mudah……terus masuk kepangkal habis. Celahan punggung kak laili yang berlemak dan berselulit itu begitu mampat mengepit kepanjangan batang akusehinggakan batang aku berdenyut- denyut meminta untuk menyeburkan benih. Kemutan padat saluran najis kak laili membuatkan aku tak dapat menahan lagi. Aku menjerit kenikmatan menahan kemutan liang najisnya. Bukan aku sorang yang menjerit malah kak laili juga menjrit sama. Setiap kali takuk kepala batang aku menyentuh dasar lubuk duburnya setiap kali itulah kak laili menjerit kenikmatan. Aku terus menhujah batangku keluar masuk. “Masuklaah laagi.. ” kak laili merintih manja.Bibirnya diketap erat menahan rasa yang indah itu dari begitu cepat menghanyutkannya ke lembah syurga. Seinci lagi menerjah. Tinggal empat. “Padatnyaa.. ” Milah menggelinjat menikmati asakan perlahan dan teratur dari permainan liwat. Seinci lagi ditolak perlahan ke dalam. Aku rasa liang salur najisnya yang semakin mengecil itu kian menghimpit kebesaran kepala batang. Lubang najis kak laili dirasakan makin lincir. “NAH!!” ZUPP! Batang aku yang besar tenggelam didlam salur najisnya. “AAHH!!” kak laili meraung raung.. CLOP! CLOP! CHLUP! Berdecap decip bunyi hempapan dan ganyahan batang aku keluar masuk liang sempit kak laili yang kesat-kesat licin itu. Hangat dan merangsang. “LAJU LAGI.. LAJU..!!” kak laili menjungkit-jungkit punggungnyanya hendak merasakan santakan yang lebih ganas. “Kak.. Ini dia.. ” aku bisik ke telinga sambil meneran.

Akhirnya dengan tunjalan batang yang paling dalam dengan keadaan punggung gemuk yang amat lentik dan dengan jeritan nafsu yang amat kuat, aku memancutkan benih ke dalam lubuk dubur kak laili yang enak itu. Mata kak laili terbeliak-beliak dan mulutnya tenganga-nganga setiap kali dia merasakan pancutan mani aku itu mengenai dasar duburnya itu. Rasa macam melekat. Rasa bergelen-gelen benih aku memenuhi ruang dan memancut di dalam. Aku tak pernah rasa pancaran sebegitu rupa. Kak laili pula macam menyedut-nyedut air mani aku masuk ke dalam lubuk najisnya setelah bertemu dengan percikan najisnya sendiri. Berjuta-juta sperma aku yang sihat meluru dengan deras yang akhirnya bertemu jalan mati bersama najis yang bersemadi di dasar lubuk dubur Kak laili. Kak laili dan aku tercungap-cungap kelesuan. Tak pernah dirasakan kelazatan yang sebegitu indah. Petang itu kak laili berjalan pulang kerumah dalam keadaan mengangkang. masih terasa air mani aku mengalir dari celahan pantat dan juga duburnya.

Cerita Novel Lucah Melayu Terkini

  • cerita perkosa
  • cerita seks perkosa
  • cikgu laili
  • cerita seksku
  • cerita dewasa perkosa
  • buah dada idaman lelaki
  • cerita lucah nurse
  • cerita seks meleleh
  • cerita lucah dubur
  • cerita coli dan seluar dalam ditanggalkan

Copy of Full Text RSS Builder

Pencarian:

Cerita Lucah – Pepek Cikgu Ummi

Mmg benarlah kate orang tu..dpt je aku capai bibir cikgu ummi,aku beranikan jari jemari merayap ke seluruh pelosok bahagian sulit dia. Maka aku dah mule dengar angin ribut bermula dari nafas cikgu ummi. Beberapa kali juga dia tersentak2. Maklumlah,mungkin nilah 1sttime kena ‘sentuh’ dgn lelaki kot.

“Abang..”rengekan cikgu ummi seketika bibir aku terlepas dari bibirnya.

Dengan nafsu yang bergelora, aku dekatkan kangkang pada badan cikgu ummi.

“cis,salah parking pulak..”bisik hatiku bila menyedari batangku tegang menghala ke bawah. Dalam diam2 aku selukkan tangan dan membetulkan parking.hehe

“hurmm..”cikgu ummi mendengus bila batangku mula mengena badannya. Aku apalagi,gosok semahunyalah. Jari jemariku mula menyeluk masuk ke bajunya. Memang dari tadi aku tunggu tang dada tu..

“peh..bulat..”bisik hatiku bila tanganku dapat menggenggam buah dada cikgu ummi. Cepat2 aku cari putingnya,dapat! aku gentel semahunya. Angin ribut makin ganas kedengaran. Aku ke depan,cikgu ummi seperti yang aku jangka, mula memainkan peranannya. senyap2,zip seluarku terbuka. Jemari lembut cikgu ummi mulaku terasa menyentuh lembut batangku. Dalam tak sedar,batangku telah dibogelkan olehnya.

“Abang..hmm mmm..”Cikgu ummi menunjukkan isyarat sesuatu. Aku faham. Aku anggukkan kepala. Seperti kerasukan,cikgu ummi mula menggomol setiap inci batang beruratku.

“erh..hmm mm..”Aku merengek kesedapan. Aku puas coz akhirnya aku dpt merasa bibir mungil cikgu ummi itu menyentuh ganas batangku. Cikgu ummi mengulum keluar dan masuk hampir setengah jam. Nampak sangat kegersangannya. Malah dari malam ketika aku me’layan’nya tempoh hari,perasaan itu sememangnya dpt aku rasa.

Mungkin kerana asyik dan fokusnya aku melayan kesedapan digomol oleh cikgu ummi, aku terpancut di dalam mulut cikgu ummi. Hampir sahaja cikgu ummi termuntah. Loya katanya.

Sebenarnya tadi aku sempat menarik kain dan meraba ‘seluar kecil’ cikgu ummi. Peluang sebegini mana mungkin aku lepaskan untuk melihat sendiri ‘karipap’ itu. Memang putih kemerahan. Bulu2 halus di sekitarnya memang benar2 belum dicuit orang. Lagi satu,yang best sgt tu, ‘tembam’nya,memang BOLEH TAHANLAH!

Setakat ini, aku belum pernah lagi merosakkan anak dara orang. paling kuat, oral seks macam ni. Lagipun,setakat ni kalau kena isap laju2,ketat2..memang sah2 aku mesti TERPANCUT dah. Serius,dengan zura dulu tu pun aku tewas awal walau dah masuk separuh.hehe

Alamak,hari ini jumaat rupanya. Nampaknya 2hari la tak jumpe cikgu ummi. Tapi takpelah, yg pentingnya aku dah mulakan sesi intro atau ‘pemanas badan’..Semua dah dalam genggaman, tinggal onkan je..

Trial kedua.

Agak membosankan hari minggu begini tanpa apa-apa aktiviti. Paling tidakpun, memikat ayam oklah. Kebetulan pulak ayam aku adi pinjam. Memang hilang puncalah. Lalu aku capai gitar dan layan lagu -laila namamu teratas.

Terfikir nak sms cikgu ummi kang mengganggu pulak. Terdetik pulak nak sms zura. Kebetulan pulak dia free, terfikir pulak nak ajak jumpa. Tapi kat mana?Silap2 terserempak cikgu ummi,naya aku. fikir punya fikir, ideapun mari. Jumpa di sekolah aku! harap2 line clear lah..

Tepat jam 3.ooptg aku sampai di sekolah. Memang sah takde orang. Setelah hampir 15minit,zura sampai. Alamak,nak stay kat mane pulak ni..aku cuba gunakan masterkey aku untuk buka pintu kantin sekolah. Tup!dah terbuka. Aku ajak zura masuk dan tutup pintu.

“takde orang ke ni shah..”Zura bertanya.

“Oklah..line clear ni..”pantas aku jawab. Nafsu aku dah bergelora ni. Bisik hatiku.

Aku taknak buang masa. Dengan pantas aku peluk zura. Zura tak menolak. kami berkucupan. Dari mulut,aku mula turun ke lehernya. Dengan rakus aku tanggalkan bajunya. Yang tinggal kini bra dan seluar dalamnya.

“Aritu abang tak dapat nak masukkan, so rini abang nak try masukkan jugak ..”aku mengajukan pendapat.

Zura diam dan mengangguk tanda setuju. Aku tak buang masa. Dengan ganas aku tanggalkan seluar dalam zura. Zura mainkan peranan. Dia membuka kangkangnya. Aduh..tembamnye..Aku mula menggentel kelentit cipapnya.

“Errhh..”

Rengekan zura cukup untuk mendorong aku untuk pergi lebih jauh. Aku dekatkan wajah ke arah kelangkangannya. Aku mula menjilat cipapnya. Slurppp..slurrp..hmm sedapnye. Bisik nafsuku. Aku celupkan satu jariku ke dalam cipap zura. merengek2 zura kesedapan. Jika tadi satu jari,kini aku cuba dgn dua jari. Pun masuk juga. Dengan segera aku menarik leher zura ke atas. “zue dah ‘barai’ ea?”bisikku keras. Zura hanya mengangguk lemah. Ini tak boleh jadi, akupun mesti ‘rasa’ gak ni. Bisik hatiku.

Tanpa menunggu lama lagi,aku halakan batang beruratku ke arah cipap tembam milik zura itu. Dengan tenang,aku cuba menerobos ‘lubang nikmat’ tembam itu. Suasana sepi.

“Errhh..abang..hmmm mmm..”dengusan zura mula kedengaran apabila yes!akhirnya aku berjaya memasukkannya hingga ke pangkal. “yess..errhhh..”rengekan zura makin kuat.Genggamannya makin erat di rambutku. Mak aih..memang sedaplah! 1sttime dapat rase celupkan batang, gile sedaplah. Tak dapat nak gambarkan dgn kata2.

Aku cuba untuk sorong-tarik. Ni gara2 teringat aksi2 dlm video2 blue yg banyak aku tengok sebelum ni. Yang inggeris,jepun,melayu,cina,india dan lain-lain. Cakap sahaja bangsa apa,memang aku tahu. Bila aku mula sorong-tarik, memang tak boleh tahan. SEDAP SGT!!

Jangkaanku memang tepat.Dalam 7-8 henjutan, aku sudah hendak terpancut. Aku tarik batang dan aku halakan ke tetek zura. Sprooott!srooottt!! derasnya airmaniku memancut ke dada zura. “hish abang ni..membazir je..len kali pancut dlm mulut zue..”zura menegur. Aku faham.

Rupanya petang tu bukan itu sahaja episod seks pertamaku. Aku dan zura, kami sama-sama luangkan masa itu untuk memuaskan nafsu serakah kami sepuas2nya. Aku rasa seperti aku sakit pinggang dan zura dah kengkang jalannya. Sebelum maghrib hari itu, aku mendapat ciuman mulut hampir 15minit dari zura dan kamipun pulang..
Cerita Lucah Berahi
Cerita Panas
Cerita dewasa
Aksi lucah ghairah
Aksi lucah budak sekolah
Berahi lucah
Video Lucah
Cerita lucah melayu
Blog lucah
Seri lucah
Kisah lucah
Cerita kisah lucah cikgu

Ini Blog Cerita Lucah – Koleksi cerita lucah melayu malaysia / indonesia Lucah Berahi Panas dewasa

Pencarian:

Kes isteri curang makin membimbangkan

Kes isteri curang makin membimbangkan

NAMA saya Muna, suami saya Hisham. Perkahwinan kami pada 2008 atas dasar suka sama suka. Bahagia, dia seorang suami yang baik, penyayang dan cukup sempurna. Silapnya di sini adalah, saya kerana tidak tahan dugaan ketika berjauhan. Sejak mula kami menikah memang sudah duduk berjauhan.
Suami bekerja di Kuala Lumpur sementara saya di Sabah. Memanglah hidup saya tidak sama seperti isteri-isteri lain, ada suami datang menjemput, bila balik rumah boleh duduk sama-sama dan berbual. Saya tidak lalui itu semua, setiap hari saya berseorangan, hanya telefon yang menjadi pengantara.
Setahun berlalu, mula timbul rasa bosan tinggal berseorangan dan sunyi. Saya cuba meminta tukar ke Kuala Lumpur tapi tidak berjaya kerana tidak ada kekosongan. Terus juga berjauhan, masa yang banyak terluang saya habiskan bersama kawan-kawan, keluar minum dan melepak di kafe. Bila sudah selalu keluar bersama, akhirnya saya tercerita juga tentang masalah rumah tangga dan kesunyian.
Rupa-rupanya itulah kesilapan besar yang telah saya lakukan dan saya berasa sangat menyesal.
Ini kerana kawan baik saya itu seorang lelaki bujang. Bila dengar cerita saya itu, dia mula menaruh simpati dan selalu menemani saya, menjadi pendengar setia. Bila selalu bersama, timbul rasa sayang hingga membawa kepada keterlanjuran. Waktu itu tanpa saya sedari rupanya saya sudah mengandung enam minggu.
Ketika itu saya rasa sangat bersalah kerana menduakan suami sedangkan dia seorang yang baik. Saya menangis kesal, tapi semuanya sudah terlewat. Bila dapat tahu mengandung, saya mula menjauhkan diri. Saya rasa inilah titik bahawa saya harus menghentikan semuanya, tapi saya sering saja tewas.
Ketika kandungan berusia lima bulan, saya ditukarkan ke Kuala Lumpur. Saya rasa lega kerana berjaya melepaskan diri daripada terus membuat benda tidak senonoh. Duduk di samping suami memang suatu yang amat membahagiakan.
Namun selepas dua bulan hidup sebumbung, perangai suami berubah sangat, jarang balik ke rumah dan sering marah-marah. Saya bertambah sedih apabila suami mengaku ada menjalin hubungan dengan seorang perempuan yang baru dua bulan dikenali.
Dia pulang ke rumah pun hanya kerana rasa kasihnya pada saya yang sedang sarat mengandung. Apabila matahari jatuh, perasaannya pada saya berubah menjadi benci untuk mengelakkan dari terus memarahi saya dia lebih sanggup tidur di pejabat.
bersyukur
Apabila dirujuk kepada ustaz, rupa-rupanya suami saya telah diberi makan benda kotor oleh perempuan yang baru dikenali itu bertujuan untuk membodohkannya. Alhamdulillah, saya masih bersyukur kerana masih ada satu titik putih di dalam hati suami untuk merasa belas kepada saya. Suami meminta saya pulang ke kampung halaman sementara dia berusaha untuk mengubati dirinya.
Allah Maha Mengetahui, saya percaya inilah balasan-Nya di atas perbuatan curang selama ini. Suami tidak tahu pun apa yang saya lakukan, dia kata apa yang saya lakukan tanpa pengetahuannya, walau sebesar mana pun salah saya dia sudah ampunkan dan dia tidak mahu tahu apa itu.
Sekarang saya yang rasa bagaimana sakitnya bila suami menduakan saya. Tuhan itu Maha Adil, saya perlu jalani ‘hukuman-Nya’ ini.
APA yang anda baca sebentar tadi adalah pengakuan seorang isteri curang sewaktu ditemu bual oleh wartawan majalah Al Islam, baru-baru ini. Selain Muna, dua orang lagi wanita turut tampil membuat pengakuan serupa.
Apakah yang sedang berlaku? Adakah kini sedang berlaku trend curang di kalangan isteri, supaya mereka kelihatan setaraf dengan suami, atau lebih tepat lagi lelaki, yang sudah tidak pelik lagi dengan sikap curangnya itu?
Sememangnya sejak kebelakangan ini sudah beberapa kali media massa menyiarkan kes isteri curang. Antaranya, pada 24 September 2009, apabila seorang wanita ditangkap pegawai Jabatan Agama Islam Perlis pada hari jadinya yang ke 31, kerana disyaki berkhalwat. Apa yang menyedihkan, penangkapan ibu yang mempunyai dua orang anak itu turut disertai oleh suaminya, dan suaminya itu pula telah menyediakan kek istimewa untuk si isteri tadi.
Sebulan kemudian, di Kajang pada 25 Oktober 2009, seorang ibu berusia 37 tahun dan mempunyai lima anak pula telah ditangkap oleh pegawai Jabatan Agama Islam Selangor kerana disyaki berkhalwat. Lelaki yang disyaki menjadi pasangannya berusia 31 tahun.
Pada 3 Disember 2009 pula, media massa tempatan menyiarkan pula kisah seorang isteri yang didakwa telah meninggalkan suami yang baru dua minggu dikahwininya. Sebelum meninggalkan suaminya pada dinihari 6 November lalu, wanita berusia 20 tahun itu didakwa asyik melayan Sistem Pesanan Ringkas (SMS), hatta semasa sedang bersanding sekali pun. Berita-berita susulan kemudiannya lebih ‘gempar’. Isteri muda ini dikatakan telah ditangkap khalwat.
Itu kes-kes yang dilaporkan oleh media. Bagaimana pula yang tidak dilaporkan?
Persoalannya sekali lagi, adakah curang kini menjadi satu trend? Apakah pandangan Islam dalam isu curang? Dan, apa pula peranan kerajaan, khususnya Jabatan Pembangunan Wanita (JPW), Kementerian Pembangunan Wanita, Keluarga dan Masyarakat untuk menangani gejala tersebut?
Dapatkan majalah Al Islam keluaran Januari 2010 untuk mengetahui jawapan kepada persoalan-persoalan ini.

================

52 pasangan berkhalwat tahun baru dicekup

SHAH ALAM 1 Jan. – Sebanyak 52 pasangan dicekup Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) selepas disyaki berkhalwat dalam serbuan di beberapa buah hotel murah sekitar Shah Alam, Kajang dan Klang dekat sini awal pagi ini.
Kesemua pasangan yang ditahan berusia antara 20-an hingga 30-an dengan kebanyakan mereka merupakan pekerja kilang dan pelajar institusi pengajian tinggi awam (IPTA).
Serbuan yang dibuat dalam operasi sempena tahun baru 2010 itu bermula pukul 12 tengah malam hingga 5 pagi disertai Bahagian Penguat Kuasa JAIS, pegawai masjid negeri, anggota pihak berkuasa tempatan (PBT) dan beberapa badan bukan kerajaan (NGO).
Penolong Pengarah Unit Perhubungan Awam dan Penerbitan JAIS, Mohd. Hidayat Abd. Rani berkata, operasi bertujuan membanteras kegiatan maksiat, menguatkuasakan undang-undang syariah dan memberi kesedaran kepada masyarakat.
Beliau berkata, tumpuan operasi di kawasan hotel, tasik dan pusat-pusat hiburan.
”Serbuan di beberapa buah hotel di Klang berjaya menahan 40 pasangan dan selebihnya diberkas di Shah Alam dan Kajang.
“Pasangan yang berkhalwat akan didakwa mengikut Seksyen 29 (1a) dan (b) Enakmen Jenayah Syariah Selangor 1995,” katanya kepada pemberita di sini hari ini.
Menurut beliau, selain 52 kes pasangan berkhalwat, sebanyak 53 kesalahan lagi membabitkan kesalahan syariah yang lain seperti minum arak dan berkelakuan tidak sopan di khalayak ramai.
Katanya, selepas operasi selesai, hampir 100 orang yang ditahan kerana berkelakuan tidak sopan dikhalayak ramai dibawa balik ke ibu pejabat JAIS untuk diberikan kaunseling sebelum dibebaskan.
Mohd. Hidayat berkata, kesemua yang ditahan untuk kes khalwat akan didakwa di mahkamah Klang, Shah Alam dan Kajang pada Isnin depan.
=============================
Cerita Dewasa

Pencarian:

Line Clear:TERGODA

“Angah,hari ini kami nak keluar beraya..jom sekali..”ibu saudaraku menyapa. Aku menggeleng kepala.
“Malam ni angah nak kuar beraya dengan kawan,dah janji tadi..”Aku menjawab selamba.
“Owh yeke..oklah,angah jaga rumah sekali nanti ye.”
“Ok..”Aku menjawab ringkas.

Hehe. Sebenarnya aku dah plan nak beraya dengan Sofea. Tiba-tiba idea jahat aku muncul. Memandangkan rumah akan kosong malam ni, chance baik bawak Sofea datang rumah ni,lepak2. 

***Jika jumlah klik cukup 1000, saya akan segera untuk menyambung cerita seterusnya!

Cerita Panas-ku

Pencarian: